foto : Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro saat ekspos hasil Razia Miras di halaman Mapolres Gresik (11/5)
Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro saat ekspos hasil Razia Miras di halaman Mapolres Gresik (11/5)

Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro lakukan Proses pemusnahan BB miras oleh Polres dan Forkopimda Gresik di halaman Mapolres Gresik

Gresik, Panjinasional – Menjelang bulan suci Ramadhan Tim Satgas Saber Miras bentukan Polres Gresik berhasil mengamankan sebanyak 2.387 botol minuman keras (miras) dari berbagai merk.

Miras – miras tersebut hasil dari razia Polres Gresik berserta Polsek Jajaran di warung – warung yang tidak memiliki ijin menjual minuman beralkohol ini.

AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, pemberantasan miras ini karena sudah menyebabkan kematian di beberapa daerah, seperti di jawa barat hingga 55 tewas akibat miras.

“ minuman ini sekilas seperti minuman biasa tetapi ini bisa menghilangkan nyawa seperti di tempat lain. Saya tidak ingin di Gresik ada korban jiwa akibat miras ini.” Kata mantan Kapolres Bojonegoro ini. (11/5)

Dia menambahkan dalam kegiatan operasi yang dilakukan Satgas Saber Miras berhasil diamankan 156 kasus dengan barang bukti 2.387 botol miras berbagai macam jenis dan ukuran. Dan hari ini semua kita musnahkan di halaman Mapolres Gresik.

“kami sampaikan terima kasih kepada Satpol PP Kabupaten Gresik yang ikut membantu dalam operasi miras ini. Karena di Gresik mempunyai Perda No 15 tentang larangan peredaran Miras. Dan harapan kami Gresik bebas dari Miras” ungkap Kapolres yang di damping oleh Kasatreskrim AKP. Tiksnarto Andaru Rahutomo.

Dari 156 kasus didapati 158 tersangka dengan berbagai barang bukti miras. Sementara masih dalam proses sidik ada dua tersangkah dengan inisial IM dan TW masing –masing melanggar pasal 204 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara.

Pemusnahan Miras di halaman Malpolres Gresik dihadiri pejabat forkopimda dan jajarannya, serta kapolsek jajaran Polres Gresik. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here