Blitar, Panjinasional :
Polres Blitar gelar Operasi Patuh Semeru 2018 yang digelar mulai hari ini (26/4/2018), berjalan dua Minggu ke depan selama 14 hari ke depan hingga 9 Mei 2018.

Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Amirul Hakim, mengatakan dalam kegiatan tersebut akan dicari pelanggaran berlalu lintas oleh pengendara kendaraan bermotor. Dan bagi pelanggar nantinya hampir semuanya akan dilakukan penilangan.

“Dalam Giat Ops Patuh Semeru 2018, dilaksanakan dengan perincian giat Preemtif 10 persen, giat Preventif 10 persen dan Represif 80 persen. Sehingga hampir semua pelanggar nanti akan kita beri tilang,” ungkapnya.

Menurut dia operasi patuh ini dimaksudkan agar masyarakat patuh terhadap peraturan berlalu lintas. Dan ini berbeda dengan operasi sebelumnya seperti operasi keselamatan yang cenderung ke unsur edukatif memberi tahu masyarakat akan pentingnya menaati peraturan berlalu lintas dan mengesampingkan penilangan.
“Jadi setelah kita beri tahu tips keselamatan dulu waktu ops keselamatan. Sekarang kalau masih kita temukan pelanggaran seperti tidak pakai helm ini kan namanya tidak patuh maka kita tilang,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk operasi ini petugas akan melihat 7 jenis pelanggaran. Diantaranya tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan safety belt, melebihi batas kecepatan, berkendara dalam pengaruh alkohol, pengendara dibawah umur, menggunakan hp saat mengemudi, melawan arus dan pelanggaran marka.

“Melanggar satu saja dari kriteria tersebut akan kita tilang. Namun dibalik itu punya tujuan baik agar pelanggar dapat efek jera. Dengan demikian dapat menurunkan fatalitas kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban apalagi mendekati hari raya Idul Fitri 1439 H,” katanya. (dwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here