Divisi Teknis KPU Jatim, Muhammad Arbayanto Memberikan Sosialisasi Pilgub Jatim Tahun 2018

Surabaya, panjinasional.net :
Sosialisasikan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (pilgub Jatim) Tahun 2018 bersama dengan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Timur (KAHMI Jatim), Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) harapkan ada peran pers pada Pilgub Jatim. Sosialisasi dilaksanakan di balai kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), jalan Taman Apsari Nomor 15-17 Surabaya, hari ini (Kamis, 19/4), jam 1 siang. Dengan peserta yang berasal dari kalangan anggota KAHMI dan wartawan.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini, Divisi Teknis KPU Jatim, Muhammad Arbayanto, Akademisi sekaligus Mantan Komisioner KPU Jatim, Agus Mahfud, serta wakil Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim. Acara dimoderatori oleh Yuristiarso Hidayat.

Divisi Teknis KPU Jatim, Muhammad Arbayanto dalam paparannya menyampaikan bagaimana sejarah pilkada serentak beserta produk hukumnya, pelaksanaan Pilgub Jatim, sampai dengan harapannya terhadap pers. Menurut Arba saat ini proses pelembagaan demokrasi di Indonesia sudah semakin diperbaiki. “Hanya saja di lapangan masih ditemui permasalahan kultural, misalnya mengenai isu money politic. Masyarakat Indonesia sebagian besar masih belum memaknai money politic sebagai kejahatan demokrasi,” kata Arba (19/4/2018).

Menyikapi fenomena ini, KPU Jatim merasa peran pers mampu membantu KPU dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Pers memiliki peran mengkampanyekan kepada masyarakat bahwa money politic adalah kejahatan demokrasi. Pers bisa mengubah mindset yang ada di masyarakat ini,” jelas Divisi Teknis KPU Jatim ini.

Melanjutkan yang telah disampaikan Divisi Teknis KPU Jatim, Wakil Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim menuturkan bahwa pers itu peranannya mengabdi, memihak kepentingan publik, sebagai kontrol sosial, mengedepankan hati nurani, serta mencerdaskan bangsa. “Lantas bagaimana peran pers dalam pilkada serentak? Pers bersama penyelenggara pilkada serentak harus mampu mencerdaskan masyarakat sebagai pemilih,” tutur Lutfil.

Dan di dalam mengeluarkan produk-produk jurnalistiknya, sebagaimana disampaikan Lutfil, pers juga harus independen, meskipun independen ini tidak hanya saat pilkada saja. “Sekali lagi produk jurnalistiknya harus independen, bukan orangnya. Karena setiap orang memiliki hak politik,” tutup Lutfil.

Sosialisasi Pilgub Jatim Tahun 2018 inipun berjalan dengan sangat interaktif, dan ditutup sekitar jam 5 sore.(kpujatim /gtt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here