Direktur PG Nugroho Christijanto saat mengunjungi booth inovasi RSPG, dalam pagelaran PGIE

Gresik Panjinasional :
PT. Petrokimia Gresik (PG) yang notabene salah satu peruahaan pupuk plat merah ini, kembali menggelar Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) ke XXXII di Gor Tridarma Gresik, kamis (12/04/08). Dalam Pagelaran kali ini, produsen pupuk terbesar Nasional mengambil tema ” Semangat Inovasi dan Efisiensi Sebagai Solusi Kebangkitan Perusahaan “.

Selain itu, pada tahun ini PG juga menggelar Petrokimia Gresik Inovation Expo (PGIE) 2017. Dalam expo ini, panitia menyediakan booth bagi para inovator PG dan anak perusahaan untuk memamerkan dan mempreaentasikan berbagai hasil karya inovatifnya kepada pengunjung. PGIE sendiri digelar, ditujukan untuk mengenalkan hasil karya inovasi PG Group dan mengapresiasi karyawan untuk berkonstribusi dalam melakukan inovasi di unit kerjanya.

Direktur Utama PG Nugroho Christijanto menyatakan tujuan digelarnya KIPG adalah sebagai upaya menyampaikan kisah inovasi sukses, serta sebagai ajang penghargaan kepada gugus inovasi yang berprestasi pada kurun waktu 2017-2018.

” Kegiatan ini utamanya untuk mendorong insan PG agar berpikir kreatif dan bekerja inovatif untuk mewujudkan diri sebagai perusahaan solusi agroindustri, sekaligus menjawab berbagai tantangan di era disruptif seperti saat ini ” ungkapnya.

Sementara itu, sampai saat ini data yang tercatat sebagai nilai tambah perusahaan dari hasil inovasi penghematan yang berdasarkan verifikasi internal mencapai Rp 66 milyar. Sedang, nilai efisiensi ini merupakan hasil kegiatan 1.087 gugus inovasi insan PG selama 2017-2018.

Nugroho menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memantapkan tradisi inovasi diperusahaan. Dengan adanyanya kegiatan ini perusahaan telah banyak melakukan perbaikan dan peningkatan baik dari segi kwalitas produk, proses bisnis, optimalisasi teknologi, pelayanan dan organisasi.

” Yang terpenting adalah bagaimana inovasi-inovasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan, yaitu melalui ekfektifitas dan efesiensi biaya produksi dan operasional ” tutup Nugroho. (Y1t)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here