Panjinasional.Madiun.
Tim penilaian lomba desa tingkat Kab Madiun untuk tahun ini sudah melaksanakan tahapan penyeleksian lomba desa.Dan untuk saat ini Tim Penilai Kab Madiun sedang melakukan penilaian di Desa Wayut,Kec Jiwan Kab Madiun.Kedatangan Tim Penilai lomba desa disambut dengan budaya “Seni Reyog dan Karawitan Tim PKK Desa Wayut”.
Menurut Camat Jiwan Widodo dalam sambutannya dalam acara “Penilaian Lomba Desa” Di Desa Wayut Kec Jiwan Kab Madiun mengatakan bahwa tahap penyeleksian di tingkat kecamatan ada 5 desa yang masuk nominasi pemenang lomba yaitu Desa Kepel (Kec Kare),Desa Buduran ( Kec Wonoasri),Desa Mendak (Kec Dagangan),Desa Bader (Kec Dolopo) dan Desa Wayut ( Kec Jiwan).
Camat Widodo merasa bangga terhadap kinerja dan prestasi kerja Desa Wayut yang dinahkodai Kades Subroto yang menurut Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kab Madiun yang diketuai oleh Kabid PPKM DPMPD Kushendra termasuk 5 besar nominasi pemenang tingkat Kecamatan Jiwan.
“Insyaallah Desa Wayut bisa maju lomba ke tingkat propinsi,”tegas Camat widodo.Menurut Camat Widodo,ada 3 bidang yang akan mendapatkan penilaian dari Tim Penilai lomba desa yang antara lain: Bidang Pemerintahan,Bid Perwilayahan dan Bid Kemasyarakatan.Dan pihaknya sudah menyiapkan beberapa titik lokasi yang akan dikunjungi Tim Penilai Lomba Desa di lapangan yang antara lain: -Dusun Melikan:sbg Posyandu balita,Posyandu lansia dan taman posyandu,
-Dusun Bangkalan: sbg KRPL
-Masjid Imami :sbg pos pengajian,perawatan jenasah dan hadroh.
-Produk unggulan ada di Rt.7,14 dan rt.33
-Rumah Sehat: Di rumah Bu Ani rt 22
-Dan Poskamling:Rt.1,16,18 dan rt 26.
Tim Penilai Lomba Desa yang dipimpin oleh Kabid PMD Kushendra menegaskan dalam sambutannya bahwa penilaian lomba desa tahun 2018 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.Penilaian lomba desa tahun ini akan dilakukan secara lebih obyektif,transparan dan profesional.Untuk tahun kemarin,setiap desa akan didatangi oleh Tim Penilai Desa tetapi untuk tahun 2018 ini penilaian lomba desa dilakukan melalui 2 tahapan yaitu Tahap seleksi administrasi serta Tahap penilaian presentasi dan lapangan.Menurut Kabid PMD Kushendra bahwa lomba desa ini merupakan upaya penilaian pembangunan masyarakat melalui: Penguatan kelembagaan,peningkatan kapasitas masyarakatan,peningkatan partisipasi masyarakat dan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan swadaya masyarakat secara gotong-royong.”Perlombaan ini merupakan upaya untuk melihat keberhasilan-pelaksanaan pembangunan dan melihat lonjakan tingkat pembangunan selama 2 tahun,”tegas Kabid Kushendra.
Dan dalam pemaparan materi dihadapan semua kepala desa dan tamu undangan,Kabid Kushendra menyampaikan informasi yang membanggakan bahwa di pihaknya ( red.DPMPD) telah berhasil menciptakan sebuah aplikasi pembangunan desa dan kelurahan ( EPDESKEL) dan yang telah mendapatkan penghargaan di tingkat nasional.Dan penghargaan dari pemerintah pusat ini telah diterima oleh Bupati Madiun.
Dan menurut Kabid Kushendra,Aplikasi hasil ciptaan Dinas DPMPD Kab Madiun ini merupakan salah satu aplikasi yang ada di indonesia dan yang saat ini sedang digunakan oleh desa-desa yang ada di Kab Madiun.Dan penerapan aplikasi ini sesuai dengan Peraturan Menteri No.81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan . Disesi acara terakhir, Kadin Joko Lelono, AP.MH didampingi Subianto,S.Sos selaku anggota BPD Desa Wayut melakukan interaksi dengan peserta lomba desa yang sedang menyajikan produk unggulan desa masing-masing.
Yang menarik Tim Penilai Lomba Desa dari produk unggulan yang ada adalah produk perekat batu bata ringan dan produk kayu limbah yang diolah menjadi produk furniture/perabit rumah.(Warti/5/4/2018).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here