Pasangan Ganjar Gus Yasin

Semarang.panjinasional.net.
Besarnya potensi pesantren untuk meminimalisir berkembangnya radikalisme perlu mendapat dukungan berbagai pihak. Tak mungkin komunitas pesantren berdiri sendiri menghadapi ajaran yang berpotensi memecah belah umat melalui radikalismenya.

Hanya saja persoalan pesantren itu juga komplek. Salah satunya adalah minimnya kesejahteraan guru yang mengajar di pondok pesantren, baik yang formal di madrasah maupun yang di pesantren.

“Saya miris melihat nasib guru-guru di pesantren dan madrasah diniyah. Padahal merekalah yang mendidik generasi penerus, dengan ikhlas, tetapi nasib mereka rata-rata kurang sejahtera,” kata Taj Yasin, Calon Wagub Jateng yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pilgub Jateng 2018, Rabu (7/3/2018).

Putra KH Maemun Zubair itu juga menilai kalau minat baca kalangan pesantren perlu ditingkatkan. Apalagi ada di pesantren-sekitar 4.822 pesantren yang tersebar di Jawa Tengah.

“Budaya literasi di pesantren perlu terus ditingkatkan, khususnya literasi ke-Islam-an, karena pesantrenlah tempat paling ideal untuk menangkal radikalisme,” tegasnya.

Menurutnya, Pemprov Jateng memiliki APBD yang sangat memungkinkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan guru di pesantren maupun diniyah.

“Melalui APBD, sebenarnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bisa memenuhi itu semua, dan itu yang menjadi keinginan saya ketika dipercaya masyarakat Jawa Tengah untuk berusaha melakukan itu,” ungkap pasangan Ganjar Pranowo ini. (Mim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here