Masa PSHT dan BONEK

Panjinasional, Surabaya –
Suasana sebelum dan pasca persidangan kasus pengeroyokan oleh oknum Bonek (fans berat Persebaya) terhadap dua orang anggota Pencak Silat PSHT berjalan lancar (1/3).

Dari pantauan wartawan Panjinasional, suasana di luar Pengadilan Negri Surabaya jalan Arjuna, mulai pukul 08.00 WIB dipenuhi massa dari Bonek dan PSHT. Massa yang berdatangan dengan tujuan mengawal sidang putusan dalam perkara pengeroyokan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

Bonek hadir di PN Surabaya, Sebagai bentuk solidaritas dukungan moral terhadap sesama rekan Bonek yang didakwa pengeroyokan sehingga mengakibatkan seseorang meninggal, disisi lain anggota PSHT datang untuk mengawal jalannya sidang atas kasus meninggalnya rekan sesama anggota perguruan silat.

Massa dari kedua belah pihak diperkirakan berjumlah 800 orang yang memadati jalan Arjuna. Kesigapan dari kepolisian Polrestabes Surabaya membuat suasana terkendali dan aman.

Polrestabes Surabaya membuat skema pemisahan tempat bagi kedua belah pihak, pihak SHT ditempatkan dijalan Anjasmoro dan Bonek disisi lain yaitu di jalan Argopura, dan ditengah tengah area terdapat ratusan aparat, mulai kepolisian, TNI, Satpol PP

Tampak hadir ditengah tengah kerumunan massa, Kapolres Surabaya Kombespol Rudi,Kapolsek Sawahan,Camat Sawahan , Komandan KOREM 084 Bhaskara Jaya Kolonel Inf. Setiawan Julkifli.

Ada sedikit insiden yang terjadi saat itu, dari pihak massa Bonek ada seorang pencopet menyamar menjadi anggota Bonek melakukan aksi pencopetan di kerumunan massa, dan diketahui oleh anggota Bonek.Suasana sempat ricuh.tapi berkat kesigapan petugas kepolisian, pencopet diamankan dari amuka kerumunan Bonex dan situasi kembali kondusif.

Banyak yang memberikan apresiasi yang sebesar besarnya terhadap pihak kepolisian dan jajarannya, karena berhasil membuat aman suasana walaupun dihadiri massa yang begitu besar. @ Dwi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here