PASURUAN (Panjinasional) – 28/02/18
Kerusakan parah di jalan penghubung antar desa tepatnya di Desa Sengon Agung dan Desa Pager Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan kian dikeluhkan oleh warga.

Kondisi jalan desa yang dijadikan jalur utama perekonomian warga tersebut rusak parah setelah desa ini dilalui proyek pembangunan tol Pandaan – Malang. Padahal, pembangunan jalan desa tersebut baru beberapa tahun silam dikerjakan dengan dana APBD pada awal tahun 2015-2016 lalu.
Banyaknya lalu lalang kendaraan bertonase berat milik kontraktor pelaksana pembangunan tol menjadi penyebab utama kerusakan parah jalan desa terutama di sepanjang 300 meter sejak perempatan Sengon agung hingga masuk Desa Pager.

“Jalannya kaya pematang sawah. Apalagi kalo pas hujan. Parah sekali, membahayakan pengguna jalan, ” kata Kepala Desa Peger Sutrisno saat di temui media panjinasional di kantornya.
Menurut Sutrisno mengatakan, kami sudah menegur dan memanggil pihak PP humas tol pasuruan malang 15 kali pertemuan untuk memperbaiki akses jalan yang rusak namun tidak ada tindakan yang serius dari pihak tol akibatnya jalan rusak parah.

Masih dia,Memang betul Pihak pelaksana proyek tol, beberapa kali telah melakukan perbaikan yang bersifat sementara. Namun, lantaran aktivitas lalu lalang kendaraan cukup tinggi, kini jalan itu pun kembali mengalami kerusakan yang semakin parah serta, dalam perbaikan itu asal mengerjakan.
Atas desakan warga, kini Pihak Pemerintah desa setempat akan berkomunikasi dengan muspika untuk menyelesaikan permasalahan ini karena berdampak luas bagi pengguna jalan.

Hingga berita ini ditulis, pihak pelaksana proyek jalan tol Pandaan – Malang yakni PT. PP belum bisa dikonfirmasi terkait keluhan warga tersebut. @Ich***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here