Surabaya, www.panjinasional.net :
Giat pembongkaran dan penertiban, Pemerintah Kota Surabaya melalui Camat Tambaksari Ridwan Mubarun beserta petugas gabungan melakukan penertiban bangunan liar (bangli) yang berada di atas sungai sepanjang Jalan Jedong Surabaya, Jum’at (02/02/2018) sekitar pukul 07.00 wib.

Sebelumnya, Dilakukan apel terlebih dahulu yang dihadiri oleh Lurah Pacar Keling, Kepolisian dari sektor tambaksari, Linmas, Koramil, dan Satpol PP di halaman Kecamatan Tambaksari dipimpin langsung oleh Camat Tambaksari Ridwan Mubarun.

Sebanyak 100 bangunan yang ada di sepanjang jalan jedong di tertibkan Satpol PP Kota Surabaya bersama gabungan dari kecamatan dan di bantu Linmas, Penertiban dilakukan untuk normalisasi sungai di jalan jolotundo.

“Sebelum dilakukan penertiban, Kami sudah melakukan sosialisasi sejak seminggu yang lalu. Bahkan Lurah dan Camat juga sering kali melakukan sosialiasasi untuk segera melakukan pembongkaran sendiri, ” Kata Kasi Trantib kepada awak media panjinasional

Sementara itu, Camat Tambaksari Ridwan Mubarun menyampaikan, Nantinya setelah dilakukan penertiban akan di fungsikan lagi sungai yang ada di Jalan Jolotundo. Biar tidak banjir di kawasan Oro – Oro maupun Jalan Gersikan, dan juga Jalan Pacar Keling.

“Jalur ini nanti untuk normalisasi sungai. Hasil kerukannya akan ditaruh di tempat pembuangan di Suramadu, Kalau tidak dibersihkan nanti akan mengganggu Jalan Jolotundo. Sebagian dari dinas pematusan langsung menggali sungai yang tertutup sampah maupun bongkaran, ” Ungkapnya.

Masih kata Ridwan Mubarun, Setelah petugas terjun ke lapangan, Ternyata secara ekonomi penghasilan mereka lebih banyak orang berpenghasilan tinggi dan lagi pula rumahnya di pakai usaha. Terbukti dengan beberapa barang milik warga yang terbilang cukup.

” Tidak apa – apa. Tapi yang sebelah selatan juga ditertibkan tidak hanya kawasan ini saja, ” Terang salah seorang pemilik bangunan yang dibongkar.

Pantauan awak media, Dalam penertiban ini, Turut melibatkan ratusan anggota Satpol PP dan Linmas dikerahkan serta Kepolisian dan TNI untuk berjaga – jaga menghindari kericuan. Ada salah satu Warga yang tak terima rumahnya di bongkar berinisial ( j ), Dia juga menghalang – halangi pekerjaan petugas Satpol PP, Tapi mereka bisa diajak berunding dan akhirnya mau rumahnya di bongkar sendiri.(ferdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here