Inzet: Kepala Sekolah SDN Lobok 01 Akhmad Hamidi

Sumenep, Panjinasional.net :
Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan produk unggulan Pemerintahan Jokowi-JK untuk Siswa/Siswi yang kurang mampu sudah semakin terasa manfaatnya.

Hal itu bisa dilihat dari telah direalisasikannya Program Indonesia Pintar (PIP) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lobuk 01 Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Penerimaan yang diberikan secara langsung kepada Siswa/Siswa melalui Wali Murid ke Bank BRI Unit Bluto ini dan tanpa campur tangan Pihak Sekolah yang berjumlah kurang lebih 220 Siswa/Siswi.

Sementara dari Siswa/Siswi yang mendapatkan bantuan tersebut kurang lebih 220 Siswi/Siswa penerima dan saat ini rialisasinya hanya tinggal 25%. Hal itu dikarenakan kemampuan Bank BRI per hari hanya bisa menyalurkan 25 orang/Siswa.

Kepala Sekolah SDN Lobuk 01 saat di temui awak media ini mengatakan, penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) sudah hampir finising.

“Alhamdulillah untuk penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa yang kurang mampu periode 2016-2017 sudah hampir selesai,” Kata Kepsek Akhmad Hamidi saat ditemui awak Panjinasional di kantornya. Rabu (31/01)

Kepala sekolah Akhmad Hamidi juga menjelaskan masih belum rampungnya penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan produk unggulan Pemerintah Pusat, karena pihak Bank BRI unit Bluto hanya bisa melayani 25 orang setiap hari.

“Permintaan Pihak Bank BRI unit Bluto dalam satu hari hanya bisa melayani 25 orang/Siswa, sementara disini (SDN Lobuk 01.red) siswa yang menerima PIP itu kurang lebih 220 orang/Siswa. Tapi Inyaallah Hari Juma’at lusa 02 Februari 2018 sudah selesai semua,” jelas dia.

Masih kata Hamidi, Sementara dalam penyalurannya Siswa/Wali Murid langsung ke Bank BRI unit Bluto dan kami pihak Sekolah hanya sekedar mengetahui,” sambung dia.

“Kami pihak sekolah hanya sekedar mengetahui, karena Wali Murid ngambil nya langsung ke Bank, kalau nominal bantuannya berfariasi ada yang 250 ribu dan ada juga yang 450 ribu,” dia menambahkan

“Kalau yang untuk tahun 2018 ini kami pihak sekolah masih melakukan pendataan. Karena Siswa di SDN Lobuk 01 masih banyak yang belum mendapatkan bantuan Program Pemerintah Pusat tersebut,” tutup dia.@ (rokib/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here