situasi agen beras di Surabaya, para pembeli beras mengeluhkan kenaikan beras sejak bulan desember hingga kini belum turun juga

Surabaya, www.panjinasional –
Aksi massa menekan Gubernur Jawa Timur Soekarwo agar menolak impor beras. massa yang tergabung dalam Partai Rakyat Demokratik (PRD) menilai tidak ada langkah konkret. Pihaknya meminta Pakde Karwo juga memimpin menyerukan para kepala daerah lainnya, agar menolak impor beras.

“Kami mendengar kabar bahwa Gubernur Jawa Timur menolak impor beras,” kata Hermawan Ketua PRD Jatim di sela aksi penolakan kebijakan impor beras di depan kantor gubernur Jalan Pahlawan, Selasa (23/1/2018).

Puluhan massa dari PRD menggelar aksi di depan kantor Gubernur Jatim. Mereka mendesak pemerintah membatalkan rencana impor beras. Sementara Hermawan dan beberapa perwakilan PRD lainnya ditemui Kepala Disperindag Jatim di ruang Brawijaya, komplek kantor gubernur. Usai pertemuan itu, Hermawan menyampaikan hasil pembicaraannya ke massa.

“Gubernur Jatim menolak impor beras. Tapi hasil pembicaraan tadi, tidak ada langkah kongkrit. Pemprov Jatim hanya melakukan langkah sporadis untuk menekan harga beras,” ujarnya.

“Oleh karena itu, kami meminta Gubernur Jawa Timur untuk mengambil langkah kongkrit yakni, memimpin dan mempelopori bupati dan walikota serta kepala daerah lainnya se Indonesia, melakukan gerakan menolak impor beras oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Dalam aksinya, selama berorasi mereka juga membentangkan berbagai poster dan spanduk yang di antaranya bertuliskan: ‘import beras=penjajahan jaman now’, ‘Hentikan liberalisasi ugal-ugalan di segala sektor’, ‘Menangkan pancasila turunkan harga bahan pokok’.@tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here