Panjinasional.Blitar :
Supriati (53)warga dusun Kasim RT. 01 RW. 08 Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, dan Umiati (57), warga dusun Jatimulyo RT. 04 RW. 03 Desa Jatitengah Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, digelandang ke Polsek Wlingi, Jumat (05/01/2018). Ke dua ibu rumah tangga tersebut diamankan lantaran mencuri 60 kilogram padi milik Sismianto di sawah, yang baru saja dipanen.

Kapolres blitar menjelaskan Kejadian tersebut diketahui Sismianto (41), warga lingkungan Tumpuk RT 04 RW 05 Kelurahan Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Kamis (04/01/2018) sekitar pukul 01.30 dini hari. Korban mengaku telah kehilangan sekitar 60 kilogram padi yang sudah dipanen yang berada di area persawahan milik korban di lingkungan Tumpuk Kelurahan Tangkil.

“Korban menemukan 3 karung/sak padi atau sekitar 60 kilogram yang hanya di tutupi terpal dan di atasnya ditutup dengan batang padi/damen, tidak berada di tempatnya”, kata Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya

Kapolsek wlingi Kompol waqit arifiani menambahkan ,korban Mengetahui 3 karung padinya hilang, korban melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar. Kemudian Kamis (04/01/2018) sekitar pukul 22.00, sejumlah warga lingkungan Tumpuk dan dusun Ngandengan melakukan pengawasan di sekitar persawahan untuk mencari siapa pelakunya.

“Menurut pengakuan warga, kejadian hilangnya padi ini sering terjadi di areal sawah tersebut”, jelas Kompol waqit arifiani

Saksi Sumarno (45), yang juga perangkat Desa Tegalrejo Kecamatan Selopuro, dan Dhiang Sudarmaji (55), petani setempat warga lingkungan Tumpuk RT 04 RW 05 Kelurahan Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, sekitar pukul 23.00 menemukan 2 buah sepeda ontel berada di area persawahan, tepatnya di bawah pagar depan rumah Mahmud, warga Desa Ngandengan Selopuro.

Jumat (05/01/2018) sekitar pukul 00.30 , ke dua pelaku Suparti dan Umiati datang dan ingin mengambil sepeda ontel tersebut. Namun setelah di periksa ternyata kedua perempuan tersebut yang sudah mencuri padi milik Sismianto.

“Setelah dilakukan pengecekan di rumah pelaku Suparti, diketemukan padi d dalam kaung seberat sekitar 40 kilogram milik korban disembunyikan di samping luar rumah pelaku”, jelas kompol waqit arifaini.kapolsek wlingi

Kejadian tersebut dibenarkan korban dan dilaporkan ke Polsek Wlingi untuk proses hukum lebih lanjut. Pelaku beserta barang bukti diamankan di Polsek Wlingi.

“Korban beserta kelompok tani, mengehendaki tetap melanjutkan proses hukum terhadap pelaku. Karena ini sudah sering terjadi, di setiap musim panen di areal sawah tersebut selalu ada gabah yang hilang”, pungkas Kapolres Blitar.

Akibat perbuatannya, Suparti dan Umiati terancam pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun..(dwi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here