Pamekasan, Panjinasional.net
Menjelang Pelaksanaan Pilkada 2018, Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan gelar apel pasukan dengan sandi “Operasi Mantap Praja Semeru 2018” di area Monumen Arek Lancor Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jum’at (05/01).

Apel kegiatan untuk Pengamanan dalam pilkada 2018 tersebut melibatkan TNI, CPM, Brimob, Satpol PP, Dishub dan Linmas, dan dipimpin langsung Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo, SIK.

Kapolres menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan ini dalam rangka pengecekan kesiapan personil, sarana dan prasarana jelang pelaksanaan Pilkada serentak serta sinergitas dengan instansi terkait.

“Apel ini sebagai pernyataan kesiapan dan keseriusan dalam pelaksanaan tugas pengamanan,” kata Kapolres membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H

Apabila pilkada hendak berjalan dengan baik, diperlukan suatu kondisi kamtibmas yang kondusif. Sehingga harus dipersiapkan sejak awal agar seluruh tahapan pelaksanaan pilkada Gubernur/Wakil Gubernur Jatim dan Bupati/Wakil Bupati Pamekasan dapat berjalan aman, tertib, sukses serta damai.

“Tugas dan tanggung jawab ini bukan hanya dibebankan pada polri saja, tapi juga seluruh masyarakat ,” Pungkasnya.

Operasi mantap Praja Semeru 2018 akan digelar selama 178 hari, tetapnya dari tanggal 5 januari sampai 30 Juni 2018. Sedangkan kekuatan personil mencapai 3.182 dari Polres menurunkan 650 personil, brimob 100, Kodim 0826/pamekasan 300 Personil, sedangkan Sat-Pol PP 200 dan paling banyak menyumbang personil dari Linmas mencapai 1.932 orang.

Adapun penekanan dalam Operasi Mantap Praja Semeru 2018 sebagai berikut :
1. Menjalin sinergitas dan koordinasi dengan semua instansi, tomas, toga dan komponen masyarakat.
2. Meningkatkan deteksi dini agar lebih mudah dalam menantang setiap gangguan yang akan berkembang.
3. Menjaga netralitas dalam setiap pelaksanaan pengamanan, dan melaksanakan tugas secara profesional, porposional sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
4. Melakukan penindakan hukum secara tegas namun menjunjung tinggi hak asasi manusia.
5. Menghindari tindakan arogan yang tidak mencerminkan prilaku seorang abdi negara.
6. Dalam menghadapi peningkatan atau perubahan eskalasi agar bertindak secara responsif, tepat dan tegas.
7. Memberdayakan segala sarana dan prasarana yang tersedia secara maksimal.
8. Memberikan arahan secara jelas kepada seluruh anggota terkait tugas dan fungsinya.

Acara apel gelar pasukan ini juga di hadiri Wakil Bupati Pamekasan, Dandim 0826, Kejari, Ketua Pengadilan, Ketua DPRD, Ketua KPU, ketua Panwaslu serta perwakilan partai politik (Parpol), Tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (Erick)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here