Surabaya, Panjinasional.net :
Menghadapi tahun politik termasuk penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 yang digelar pada 27 Juni mendatang. Mulai Januari ini, tahapan Pilkada mulai dilakukan. Guna membantu pengamanan, sebanyak 120 ribu personel Polri dan TNI kini mulai disiagakan.

Sebagaimana persiapan pengamanan bersandi Operasi Mantap Praja tersebut, Polda Jatim hari ini, Jumat (5/1) menggelar apel gelar pasukan. Apel gelar pasukan dihadiri unsur Polri, TNI, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dan instansi terkait.

Diantaranya dihadiri oleh Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Wahyudi Hidayat, Kasdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo, Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Inf M Zulkifli, Aspidum Kejati Jatim Tjahjo Aditama. Hadir pula Ketua KPU Jatim Eko Sasmito serta unsur terkait seperti Satpol PP, Linmas dan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Sebanyak kurang lebih 120 ribu personel Polri TNI all out dalam pengamanan tahapan Pilkada serentak 2018 di Jatim. Termasuk di TPS (Tempat Pemungutan Suara) nantinya ada dari linmas,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin usai apel gelar pasukan.

Kapolda menjelaskan, nantinya dari Polri disiagakan sekitar 27.000 personel. Tambahan pengamanan juga datang dari Kodam V Brawijaya sebanyak 6.000 personel. Untuk Kodam, lanjut Machfud, juga ada personel yang on call, jika ada kejadian-kejadian langsung siap., “Termasuk di satuan-satuan batalyon sudah siap semuanya,” ungkapnya.

Sebagaimana Machfud menegaskan, pihaknya sudah mempersiapkan pengamanan dengan baik, salah satunya pada apel gelar pasukan secara serempak ini. “Pada Senin (8/1) nantinya ada tahapan pendaftaran. Kita hadir disana untuk bisa mengamankan setiap aktivitas kegiatan yang merupakan rangkaian dari Pilkada serentak 2018 di Jatim,” tegas Kapolda.

Masih Machfud menambahkan, kerawanan di setiap wilayah maupun daerah tidak boleh disikapi underestimate (meremehkan). Pihaknya menekankan bagi seluruh personel untuk mengawal dan mengamankan setiap tahapan Pilkada. “Personel harus ada pada setiap tahapan-tahapan Pemilukada. Entah mungkin pada saat kampanye atau sebelum kampanye,” jelasnya.

Ditanya terkait wilayah yang jadi fokus pengamanan, Machfud mengaku, semua wilayah jadi atensi. Mengacu pada tahun Pemilihan Gubernur, antsipasi kerawanan ada di daerah Tapal Kuda dan daerah Madura.

“Semuanya kita antisipasi. Wilayah dan daerah di Jatim sudah diantisipasi dengan kekompakan Polri dengan TNI dan semua unsur penyelenggara, sepertu KPU. Harus saling bahu-membahu dengan seluruh masyarakat Jatim. Insya Allah Jatim aman,” ungkapnya.

Disinggung mengenai kerawanan di medsos terkait ujaran kebencian dalam Pilkada Jatim dan lainnya, Manchfud akan mengantisipasi hal itu. Bila masuk ranah tindak pidana, pihaknya tidak segan untuk menindak tegas hal itu. Termasuk money politik, jenderal polisi bintang dua ini segera membentuk Satgas Anti Money Politic.

Pihaknya juga bekerjasama dengan Panwaslu dan Kejaksaan untuk Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). “Secepatnya akan kita bentuk Satgas Anti Money Politic. Kalau terkait ujaran kebencian di media sosial, kita sudah ada Unit Cyber Crime,” pungkasnya.

Kasdam V Brawijaya, Brigjen TNI Widodo Iryansyah menambahkan, TNI dalam hal ini Kodam V Brawijaya siap membackup Polri sepenuhnya dalam pengamanan Pilkada serentak Jatim. Dan kekuatan personel sepenuhnya disiapkan sesuai dengan permintaan Kapolda Jatim.

“Intinya, TNI mendukung dan memback up pengamanan Pilkada serentak yang dilakukan Polri. Sekitar 6.000 personel TNI kita siapkan. Termasuk di satuan-satuan batalyon maupun komando kewilayahan semuanya kita siapkan” ujar Kasdam kepada awak media..@tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here