banner 728x90

Berdalih Gunakan Uang Pribadi, Lawatan Bupati dan Pejabat Gresik ke Malaysia Jadi Sorotan DPRD Gresik

Berdalih Gunakan Uang Pribadi, Lawatan Bupati dan Pejabat Gresik  ke Malaysia Jadi Sorotan DPRD Gresik

Gresik, Panjinasional.net – Kunjungan Kerja (Kunker) ke Luar Negeri (LN) oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang juga diikuti oleh para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik nampaknya mendapat sorotan tajam dari anggota DPRD Kabupaten Gresik.
Meski tersiar kabar bahwa mereka melakukan kunjungan ke Luar Negeri dengan menggunakan Duit dari Kantong pribadi. Justru hal ini menimbulkan tanda Tanya besar di mata masyarakat kabupaten gresik.
Teka-teki dari mana anggaran yang digunakan oleh Bupati dan Wabup Gresik Sambari Halim Radianto dan Moh.Qosim bersama puluhan pejabat lawatan ke Malaysia masih sumir.
Info dari salah satu pejabat bahwa mereka ke luar negeri dengan biaya pribadi sendiri seakan menutup – nutupi agenda perjalanan ke luar negeri yang sedang hangat menjadi sorotan media dan public melalui media social.
Sementara Dari keterangan sejumlah pejabat yang ikut dan bisa dikorek keterangan bahwa anggaran yang digunakan tak murni bersumber dari kantong pribadi.
” Saya tak tahu anggarannya darimana. Itu urusan pimpinan,” ujar salah satu pejabat yang ikut ke Malaysia kepada wartawan melalui aplikasi chatting WhatsAppnya, Sabtu(18/11/2017).” Saya cuma bawa uang saku,” sambungnya.
Untuk diketahui, Bupati dan Wabup Sambari dan Qasim disertai puluhan pejabat selevel eselon II,III dan IV mengadakan lawatan ke negeri jiran Malaysia, diikuti oleh PNS bawahan, ajudan dan sejumlah pegawai non PNS, dan petinggi BUMD. selama 3 hari Jumat(17/11/2017) hingga Minggu(19/11/2017).
Sementara Mudjib Ridwan Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Gresik memberikan atensi khusus terhadap lawatan Bupati beserta pejabat ke Malaysia tersebut.
Dia megatakan akan mengusut anggaran yang dipakai untuk lawatan ke Luar Negeri menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi DPRD Kabupaten Gresik. Diperkirakan asal muasal anggaran yang dipakai tidak sedikit. Bisa mencapai ratusan juta. ” Kami tengah mencari tahu dari mana sumber dana yang mereka pakai,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Mujid Riduan kepada wartawan.
Menurut dia, komisinya meragukan kalau anggaran lawatan itu dari dana pribadi(iuran). Sebab, dia sangat hafal betul dengan karakter pejabat Pemkab Gresik kalau soal urunan atau iuran sangat sulit. ” Makanya, kami selidiki diposkan dimana kegiatan itu. Saya yakin kalau benar-benar bersumber dari APBD pasti ketemu,” paparnya.
“Apalagi ada pengakuan bahwa soal biaya pimpinan (Kepala OPD red) yang ngurusi,” sambug politisi PDIP asal Menganti ini.
Menjadi Preseden Buruk Kepemimpinan SQ Jilid II
Lawatan yang dilakukan Bupati bersama puluhan pejabat dan kisaran ratusan pengikut ini menjadi preseden buruk di pemerintahan SQ(Sambari-Qosim) jilid II. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi I Mudjib Ridwan Anggota DPRD Kabupaten Gresik.
Sebab, disaat kondisi APBD Gresik kian terpuruk, sehingga banyak proyek yang dibatalkan, kemudian kemiskinan, pengangguran, dan sejumlah program tidak sukses, justru mereka lakukan lawatan ke Malaysia.
“Lawatan Bupati saat ini jadi perbincangan masyarakat. Bisa dilihat di sejumlah media massa maupun medsos(media sosial), ramaikan diperbincangkan,” ungkap Sekjend PDIP Gresik ini.
Menurut Mudjib , saat ini banyak program-program pemerintah yang tidak beres. Di antaranya, pengadaan kain seragam gratis bagi siswa SDN dan SMPN, program kerakyatan melalui pokir(pokok pikiran) DPRD, dan program-program kerakyatan lain. Dan kunjungan itu dirasa bukan masalah yang urgent untuk kesejahteraan masyarakat Gresik.
“Urgensitasnya apa lawatan ke Malaysia itu. Kalau hanya sekadar nekani (mendatangi) undangan TKI kan cukup dengan OPD terkait. Ngapain dengan kepala OPD yang tak ada keterkaitannya dan rombongan sebanyak itu. Malu sama rakyat,” cetusnya.
Untuk itu, Komisi I yang membidangi kepegawaian akan mengagendakan memanggil Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) M.Nadlif yang membidangi kepegawaian. ” Kepala BKD kami panggil karena kami dapat info kordinator kegiatan itu adalah BKD,” pungkasnya.(shol)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!