Media Online Panjinasional

Mengabarkan Fakta Kebenaran

banner 728x90

Kupas Sejarah, DPRD Gresik Dan KWG, Adakan Bedah Buku Dan Workshop Fotografi Jurnalistik

Kupas Sejarah, DPRD Gresik Dan KWG, Adakan Bedah Buku Dan Workshop Fotografi Jurnalistik

Gresik Panjinasional : Komunitas Wartawan Gresik (KWG) bersama DPRD Gresik menggelar acara bedah buku berjudul “Jejak Rekam DPRD Kabupaten Gresik Catatan Kecil Perjalanan Kabupaten Gresik”, Acara digelar di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Gresik, Sabtu (21/10/2017).

Hadir sebagai pembicara Abdul Abas, penulis buku dan Mochammad Toha, Kepala Diklat Kemenag Surabaya sekaligus pegiat sejarah di Gresik serta ratusan siswa tingkat SMA di Kabupaten Gresik. Buku setebal 198 halaman itu lebih banyak membahas jejak histori Gresik sejak era Mojopahit hingga berdirinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Paling menjadi sorotan, Hari Ulang Tahun (HUT) Pemkab Gresik selama ini diperingati tiap tanggal 27 Februari, meskipun dalam buku ini disebutkan jika Kabupaten Gresik ditetapkan pada tanggal 1 November 1974. Penetapan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 1974. Abdul Abas mengatakan, Gresik awalnya merupakan ibukota dari Kabupaten Surabaya. Status ini ditetapkan pada tanggal 8 Agustus 1950 di Yogyakarta oleh Presiden RI (Pemangku Jabatan Sementara), Assat.

“Ada perbedaan nama kabupaten, yaitu Surabaya dengan ibukota, yaitu Gresik. Dalam perkembangannya perbedaan tersebut secara psikologis dirasa kurang serasi, apalagi kegiatan pemerintahaan tingkat Kabupaten Surabaya sebagian besar berada di Gresik,” ujarnya.

Mochammad Toha mengatakan, buku ini memang tidak luput dari kekurangan, tapi sudah layak mendapat apresiasi. “Selama ini orang lebih suka pada bahasa tutur, padahal itu terbatas umur. Sedangkan buku bisa dinikmati hingga banyak generasi, Agar DPRD tidak hanya berimage masalah politik dan pemerintahan saja, tapi juga menjadi wadah untuk peningkatan bidang akademis masyarakat Gresik,” ujarnya.

Selain menggelar bedah buku, dalam acara ini juga diadakan workshop fotografi yang diikuti pelajar dan mahasiswa di Gresik. Disana juga dipajang foto-foto karya jurnalis yang tergabung dalam KWG. Beberapa pemateri fotografi jurnalistik dihadirkan dalam kegiatan tersebut diantaranya Fully Handoko Fotografer European Pressphoto Agency dan Sahlan Kurniawan Fotografer Xinhua News Agency.

Dalam paparannya, Fotografer European Pressphoto Agencyully Handoko Fully mengajak peserta workshop untuk bisa membedakan foto jurnalistik dengan foto dokumentasi ataupun foto seni. “Pada intinya fotografi jurnalistik harus memuat human interes atau lingkungan sekitar serta di publikasi di media, kalau tidak dipublikasikan ya hanya jadi foto dokumemtasi,” ujarnya.

Selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Nur Saidah sangat mengapresiasi terbitnya buku tersebut. Menurutnya, ” bukti baru terkait tanggal penetapan Kabupaten Gresik perlu ditelusuri, sehingga bisa meluruskan sejarah. Namun selama temuan ini belum dibahas secara mendalam dan diputuskan, HUT Pemkab Gresik masih menggunakan tanggal yang lama”, Pungkasnya.(Yit/Adv)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan