Sumenep. Panjinasional.net ~ Santernya Pemberitaan di media massa terkait dengan dugaan indikasi Pemotongan PIP (Program Indonesia Pintar) yang dilakukan oknum mantan Kepala UPT Diknas Kec. Batu Putih membuat Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) geram sekaligus sudah mulai mengambil langkah – langkah kongkrit. Hal itu dibuktikan dengan dilakukannya upaya klarifikasi langsung kepada yang bersangkutan yakni Arli. S. Pd. pada hari rabu tanggal 14/06.
Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) melalui Syamsuri, SH. Saat di konfirmasi melalui telpon genggamnya mengatakan kepada awak media bahwa terkait dengannya beredarnya pemberitaan di media adanya dugaan indikasi pemotongan PIP yang dilakukan mantan UPT Diknas Batu Putih yakni saudara Arli S. Pd. Ini sangat menyita perhatian public, maka nya kami DPKS langsung melakukan upaya klarifikasi langsung kepada yang yang bersangkutan, tinggal kedepan kami akan mengambil langkah – langkah upaya pemanggilan kepada beberapa kepsek dan UPK ” kata Syamsuri, Kamis (15 – juni – 2017).
Masih kata anggota DPKS yang saat ini sekaligus juga menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Jawa Timur ini menjelaskan bahwa pihak nya dalam waktu dekat juga merencanakan akan melakukan upaya klarifikasi langsung kepada beberapa Kepsek dan juga UPK,” kami dalam waktu dekat ini akan melakukan upaya klarifikasi langsung kepada beberapa Kepsek dan juga ke pada UPK, tentunya nanti melalui Diknas Sumenep,” tutur nya kepada awak media.
“Tujuan nya agar pemberitaan yang beredar mengenai dugaan indikasi pemotongan PIP ini yang dilakukan Kepala UPT Diknas Lenteng yang sebelumnya menjabat UPT Diknas Batu Putih yang sangat menyita perhatian public ini tidak terus berlarut – larut sekaligus juga ada titik temu sebagai acuan referensi surat kami DPKS Kepada Bapak Bupati, karena PIP ini merupakan program pemerintah pusat yang peruntukannya sudah jelas.
“Apalagi menurut analisa kami upaya klarifikasi langsung tidak hanya cukup sampai di mantan kepala UPT Diknas Batu Putih melainkan juga perlu adanya upaya klarifikasi langsung dari beberapa pihak Kepsek dan juga UPK,” pungkasnya.@ (rokib/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here