banner 728x90

Jual Beli “Tanah Gogol Gilir/Tidak Tetap” Kongkalikong Kades & PT Bambu Kuning

Jual Beli “Tanah Gogol Gilir/Tidak Tetap” Kongkalikong Kades & PT Bambu Kuning

Sidoarjo, www.panjinasional.net
Adanya indikasi siasat pengelabuhan, terhadap aturan negara tentang Tanah Gogol Gilir Tidak Tetap dengan bahasa pelepasan hak kepada PT Bambu Kuning, yang kemudian berlanjut dijual belikan kepada masyarakat meski siasatnya secara Kredit tanpa bunga.
Sedangkan Bambang Supriyadi, Kepala Desa Kepunten Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo yang telah membuat kesepakatan secara terperinci dengan berani memutuskan dengan menerbitkan Surat Keputusan Kepala Desa Kepunten Nomor 01 Tahun 2016 Tentang Pelepasan Tanah Gogol Gilir Tidak Tetap di Dusun Kepunten Desa Kepunten kepada PT Bambu Kuning, dengan seakan-akan berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Agraria dan Menteri Dalam Negeri No. 30/Depag/1965:
11/DDn/65. Isinya tidak sesuai Keputusan Bersama Menteri Agraria dan Menteri Dalam Negeri.
Pelepasan Tanah Gogol Gilir Tidak Tetap di Dusun Kepunten Desa Kepunten atas nama 36 orang, seluas kurang lebih 81.200 Meter/persegi kepada PT Bambu Kuning, dengan harga jual yang disiasati dengan bahasa nilai ganti rugi sebesar Rp 200.000/meter seakan sebuah rekayasa kesepakatan yang melanggar Keputusan Bersama Menteri Agraria dan Menteri Dalam Negeri.
Artinya Pihak Bambu Kuning belum mendapat pengesahan peralihan tanah sebagaimana proses aturan UU Agraria, bahwa Tanah Gogol Gilir Tidak Tetap adalah aset desa alias Tanah Negara yang tidak bisa dijual belikan, Ternyata PT Bambu Kuning telah berani menjual tanah yang masih berupa hamparan tanaman Tebu tersebut secara masal. Bahkan menurut marketing Bambu Kuning penjualannya sudah laku lebih dari 50%.
Lebih beraninya pihak PT Bambu Kuning yang telah memasang iklan lewat internet dan promosi dengan memasang umbul umbul serta spanduk dengan mengatakan bahwa tanah tersebut adalah hak milik, padahal pihak camat kepunten saat di konfirmasi mengatakan bahwa Penjualan Tanah Gogol Gilir Tidak Tetap itu menyalahi prosedur@Bm/prw…. BERSAMBUNG

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!